Kita telah mengenal tentang pengertian dasar tentang
anak dengan sindrom autistic pada artikel-artikel yang telah dipostkan
sebelumnya. Pada kali ini saya ingin mengangkat tentang hendaya-hendaya pada
anak di luar kewajaran yang membuat mereka terkendala karenanya.
Anak di luar kewajaran merupakan istilah lain
terhadap anak autistic yang mempunyai gejala-gejala autistic. Gejala kelainan
tersebut adalah :
-
isolasi sosial (social isolation)
-
hendaya perkembangan fungsional (mental
retardation)
-
ketidakmampuan berbahasa (language
deficits)
Dari 3 gejala
kelainan yang ada, kita akan membahas satu persatu tentang gejala kelainan
tersebut.
1.
Isolasi Sosial
Anak
dengan sindrom autistic seringkali menghindarkan diri dari hubungan sosial dan
lebih cenderung ke arah hidup dengan kesendirian yang ekstrem. Pada saat masa
bayi secara nyata anak dengan penyandang sindrom autistic tidak tertarik
terhadap orang lain yang ada disekitarnya.
Coleman (1989:1 dalam Alloy, L. B.,
2005:493) menggambarkan tentang anak penyandang sindrom autistic sebagai
berikut.
“ia
secara diam-diam sering berjalan jinjit saat memasuki ruang tunggu keluarga. Pandangan
matanya atau tatapannya selalu dipalingkan jika bertemu pandangan dengan orang
lain. Boneka mainan kesukaannya selalu dipegang dan diputar-putarkan dari waktu ke waktu. Ketika seseorang
mulai menaruh perhatian dan memerhatikannya, ia selalu berusaha menghindarkan
diri, khususnya saat tangan anda hendak menyentuh kepalanya. Pandangan matanya
selalu diarahkan ke luar jendela ketika diketahui ada seseorang berada di dekatnya.
Ia terlihat selalu ingin menyendiri ssecara total dan hidup dengan dunianya
sendiri secara sendirian.”
Tingkat
isolasi sosial penyandang sindrom autistic sangat beragam, kebanyakan
bergantung pada umur. Anak penyandang autisik yang usianya mendekati remaja
sangat tergantung kepada ibunya. Cirri-cirinya adalah suka berpegangan erat
pada ibunya ketika ada orang asing muncul di dekatnya (Copps, Sigman, dan
Mundy, 1994; Sigman dan Mundy, 1989 dalam Alloy, L. B., 2005: 495). Kebanyakan anak
tersebut pada masa menginjak dewasa , perasaan takut untuk berhubungan dengan
orang lain akan menjadi parah.
Menurut
Wing, L.(1972:24) anak dengan sindrom autistic mempunyai kesulitan berperilaku dan
bermasalah dalam emosionalnya. Penyebabnya adalah ia kurang mampu memahami
dirinya terhadap lingkungan di sekelilingnya.
2. Hendaya
Perkembangan Fungsional pada Anak Autistik
Sekitar 76% hingga 89% anak autistic mempunyai
skor IQ di bawah 70 (Poryson, Clark, dan Gillberg, 1986 dalam Alloy, L.
B.,2005:494-495). Meskipun begitu, anak autis berbeda dengan anak tunagrahita
jika ditinjau berdasarkan ketidakmampuan kognitifnya.
3. Ketidakmampuan
Berbahasa (Language Deficits)
Menurut realita yang ada, hamper lebih
separuh anak autistic tidak mampu berbicaram dan separuhnya lagi hanya mampu
berceloteh yang maknanya sulit dipahami oleh orang lain, anak autis lebih
cendeung hanya mampu berbicara ketika berkomunikasi dengan cara-cara yang
sangat terbatas dan menggunakan kata ganti orang secara aneh. Contohnya mengucapkan
kata gantidirinya (saya) dengan kata ganti (kamu) atau dengan kata ganti orang
ke tiga (dia). Anak autistic juga sering melakukan echokakia, yaitu kemampuan
menirukan secara persis ucapan atau kata-kata yang telah diucapkan orang lain,
tetapi ia sendiri tidak mengerti maknanya. Hal ini juga dikuatkan dari (Alloy,
L. B.,2005:496) Paada beberapa anak autistic kemampuan mengucapkan kata-kata
tanpa tujuan tertentu pada umumnya diperoleh dari orang lain.
Anak autistic tidak dapat
berkomunikasu secara timbale balik serta tidak dapat menggunakan kata-kata umum
yang digunakan sebagai oleh orang pada umumnya. Perlu adanya terapi penyembuhan
tersendiri agar anak mampu mengembangkan kemampuan berbicara yang bermakna.
Terapi permainan dilakukan semenjak mereka berusia lima tahun (Werry, 1996;
Kobyashi, Murata, dan Yoshigama, 1992; Venter, Lord, dan Schopler, E., 1992
dalam Alloy, L. B., 2005: 496).
Sumber
: Buku Pendidikan Anak Autistik (Prof. Dr. Bandi Delphie, M.A., S.E.)
1 comment:
artikelnya sudah bagus.tata letaknya juga rapi.
Post a Comment